Mengenal Nabi dan Rasul
a.
Perbedaan nabi dan rasul
Tahukan kamu siapa itu nabi dan rasul?
Mungkin sebagian dari kamu ada yang tahu dan yang lainnya tidak. Maklum aja,
pada zaman kita ini memang tidak ada lagi orang yang ditugaskan menjadi nabi ataupun
rasul oleh Allah karena tugas itu telah di tutup dengan diutusnya Nabi
Muhammad.
Mulai zaman
dahulu kala, Allah mengutus seorang lelaki pilihan untuk menunjukkan umat manusia
kejalan kebenaran yang diridhai-Nya. Mereka adalah manusia pilihan dan terbaik
di setiap umatnya. Mereka adalah pemimpin, penasehat dan tauladan bagi semua umat
manusia.
Lalu tahukah
kamu, perbedaan nabi dan rasul ?
Nabi adalah
seorang manusia yang mendapatkan wahyu dari Allah dan tidak diperintahkan menyebarkannya
kepada umat manusia. Setiap nabi menerima wahyu dari Allah, namun mereka tidak diwajibkan
untuk menyebarkannya kepada manusia. Dengan kata lain, wahyu itu hanyalah untuk
dirinya sendiri. Kamu tahukan seorang lelaki saleh dalam kisah perjalanan nabi
Musa dan pemudaYusya’ bin Nun. Pasti tahu dong, lelaki saleh itu bernama Khidir.
Dan perlu kamu tahu, Khidir itu adalah seorang nabi.Tidak heran apabila dia tahu
beberapa hal ghaib yang tidak diketahui oleh Nabi Musa.
Rasul adalah
seorang manusia yang mendapatkan wahyu dari Allah dan diperintahkan menyebarkannya
kepada umat manusia. Rasul itu mendapatkan wahyu yang dibawa oleh malaikat Jibril
dan mereka diharuskan untuk menyampaikannya kepada umat manusia.
Dan perlu kamu tahu, bahwa nabi dan
rasul hanyalah diutus kepada kaum tertentu. Seperti nabi Ibrahim diutus kepada kaum
Kan’an, nabi Musa dan nabi Isa kepada bani Israil. Hanyalah nabi Muhammad yang
diutus kepada seluruh umat manusia tanpa memamandang suku bangsa mereka.
b.
JumlahNabidanRasul
Jumlah nabi dan rasul yang
diutus Allah untuk umat manusia sangatlah banyak.Tidak ada yang mengetahui jumlahnya
secara pasti kecuali Allah. Alllah berfirman:
“Dan para rasul yang telah
kami ceritakan kepadamu mulai dahulu dan para rasul yang tidak kami ceritakan kepadamu.”(QS.
An-Nisa: 164)
Namun, kita umat islam diwajibkan
untuk mengimani bahwa Allah telah mengutus 25 nabi dan rasul. Diawali oleh nabi
Adam dan diakhiri olehNabi Muhammad.
Di antara nabi dan rasul terdapat
5 orang yang mendapat kedudukan yang istimewa. Mereka lebih di utama apabila dibandingkan
dengan nabi dan rasul lainnya. Mereka mendapat keistimewaan tersebut karena kesabaran
mereka yang begitu tinggi dalam mendakwahkan agama Allah kepada umat mereka. Mereka
disebut dengan ulul Azmi, mereka adalah:
1.
Nabi Muhammad
2.
Nabi Ibrahim
3.
Nabi Musa
4.
Nabi Isa
5.
NabiNuh
c.
Sifat Nabi dan Rasul
Nabi dan rasul adalah manusia. Mereka
makan, minum dan juga tidur. Mereka hidup seperti manusia lainnya. Perbedaannya
mereka mendapatkan wahyu dari Allah. Nabi dan rasul juga menderita sakit,
seperti yang pernah menimpa nabiAyyub. Tapi sakit mereka hanyalah sakit yang
tidak membuat orang-orang takut kepadanya.
Disampingitu, nabi dan rasul memiliki
4 sifat yang wajib dimiliki oleh mereka. Sifat itu adalah:
1.
Shiddiq (Jujur)
2.
Amanah (Dapatdipercaya)
3.
Fatonah (Cerdas)
4.
Tabligh (Menyampaikan)
d.
Kitab-kitabsuci
Semua nabi dan rasul pasti menerima wahyu dari Allah yang
disampaikan melalui malaikat Jibril. Namun hanya beberapa nabi dan rasul yang
diberikan kitab suci.Kitab suci yang Allah turunkan itu berjumlah 4, yaitu:
1.
Al- Qur’an kepadaNabi Muhammad
2.
Taurat kepada Nabi Musa
3.
Zabur kepada NabiDaud
4.
Injil kepada Nabi Isa.
Tapi kitab suci selain Al Qur’an pada
saat ini telah diubah dan banyak yang ditambah-tambahi oleh tangan keji segelintir
orang jahat. Sedangkan kitab suci yang asli telah diangkat ke sisi Allah. Namun
kita wajib meyakini bahwa Allah telah menurunkan kitab suci itu kepada nabi dan
rasul yang ditunjuk.
e.
Ajaran setiap Nabi dan Rasul
Allah mengutus semua nabi dan rasul
semenjak Nabi Adam hingga Nabi Muhammad sang penutup para nabi. Mereka diutus semenjak
ribuan tahun silam. Mereka pun telah terpaut jauh antar generasi. Bahkan bahasa
yang mereka gunakan juga berbeda antara satu dengan yang lainnya menyesuaikan dengan
bahasa ibu umat mereka masing-masing.
Di atas banyaknya perebedaan itu,
Allah mengutus mereka dengan satu hal yang sama yaitu Islam. Dalam artian,ajaran
nabi dan rasul semenjak nabi Adam hinggaNabi Muhammad itu adalah meyakini bahwa
tiada tuhan selain Allah dan Allah tidak memiliki sekutu.
Rasulullah bersabda:
“Perumpamaanku dengan nabi sebelumku
adalah seperti seorang lelaki yang membangun sebuah bangunan. Kemudian dia memperindah
bangunan tersebut kecuali satu tempat batu bata disalah satu sudutnya. Ketika
orang-orang mengitarinya, mereka kagum dan berkata, duhai indahnya, jika bata ini
diletakkan! Akulah batu bata itu dan aku adalah penutup para nabi.”(HR. Bukhari
dan Muslim.)
Namun syariat yang mereka jalankan
berbeda-beda. Seperti pada zaman Nabi Adam karena jumlah manusia sangat sedikit,
akhirnya pada syariat nabi Adam saudara kandung boleh menikah. Namun, hal itu diharamkan
pada masa nabi dan rasul setelahnya. Walaupun hal ini berbeda, mereka tetaplah mendakwahkan
islam kepada semua umatnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar